Selamat Datang di Rimba Kehidupan, Rakhmad!

Kira-kira sebulan sebelum blog ini mati suri, ayah saya menelpon. Beliau menanyakan kabar skripsi saya—pertanyaan umum yang sering ditanyakan oleh orang tua kepada anak-anaknya yang berada di ujung tanduk semester terakhir. “Bagaimana skripsimu?” “Alhamdulillah Yah, kurang dua puluh persen lagi,” tukas saya meyakinkan beliau. Meskipun saya sadar bahwa saya hanya berkilah, pada saat itu keadaannya […]

Skripsi

Skripsi. Adalah semacam tanda bahwa seorang mahasiswa/mahasiswi telah memasuki masa uzurnya. Pernyataan ini telah diamini oleh sebagian orang, tak terkecuali saya. Saya pun telah memasuki masa ini. Atau barangkali anda juga? Skripsi barangkali memang bisa kita samakan seperti sebuah proses masa uzur. Sebab, skripsi juga ternyata telah menimbulkan gejala yang agak mirip dengan proses masa […]

Tampang adalah Nomor Kesekian

“Kamu tampan sekali, Mad!” kata teman saya. Namun sayang, kalimat itu terlontar ketika dia sedang melihat saya memakai helm dan masker. Saya pun maklum kenapa dia memuji saya seperti itu. Dan akhirnya saya beranggapan bahwa agar selalu terlihat tampan, saya harus memakai helm dan masker. Tapi kini, semua itu tidak penting. Saya tak ingin terlihat […]

Musim Penghujan dan Kodok Kesayangan Pak Jokowi

Hujan telah singgah di bulan November. Orang-orang mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan yang bakal terjadi: banjir dan serangan flu. Dan diantara itu semua, ada yang paling saya rindukan dari musim hujan: suara kodok yang bersahut-sahutan. Suara kodok adalah irama yang menurut saya sangat syahdu, dan setiap musim hujan tiba suara ini akan selalu meramaikan hari. […]

AADC: Ingatan Bisa Usang, Tetapi Perasaan Tidak!

Saya telat. Ada pesan masuk di akun LINE saya, tapi saya abaikan. Ketika orang-orang sudah menonton video mini drama “Ada Apa Dengan Cinta?” Versi LINE, saya malah baru nonton. Waktu nonton AADC berdurasi 10 menit ini, saya seperti dilemparkan kepada masa kecil saya. Waktu itu kalau tidak salah saya baru kelas 3 SD. Saya belum […]

Tentang Makan

“Aku makan untuk tidak makan. Bagiku makan adalah tugas yang harus segera diselesaikan supaya lekas dilupakan.” ―Ahmad Wahib (1942-1973) Makanan. Semenjak kuliah, ada kebiasaan saya yang mulai saya rubah. Kebiasaan itu adalah kebiasaan memilih-milih makanan. Kebiasaan ini, menurut saya, tidak kondusif dengan kondisi saya yang berada jauh dari orang tua. Saya yang biasanya dimanjakan oleh […]