Sumpah Pemuda atau Miapah ? | #RefleksiDiri

Jika kita ditanya kapan hari sumpah pemuda itu ? mungkin sebagian dari kita akan menjawabnya dengan benar, tetapi pada kenyataannya terkadang masih ada pemuda yang lupa tanggal berapa hari sumpah pemuda itu (tak terkecuali saya hehe😀 ).Masih lebih inget hari ultah pacarnya. Tapi memang tidak bisa disalahkan juga sih. Karena kita tahu sendiri, sekarang ini pemuda kita kan memang sedang dininabobokan oleh bangsa lain. Coba deh liat kenyataannya : salah satunya demam K-Pop yang melanda pemuda kita. Ini benar-benar nyata dampaknya. Kita hanyut dalam gegap gempita musik-musik korea. Dan tanpa disadari kita sudah jadi konsumen dari industri musik korea. Soalnya memang saya pernah baca bahwasanya K-Pop itu memang di gencarkan untuk market global. Pantas saja kalau korea saat ini sedang kebanjiran devisa.

Ayooo bangkit pemuda

            Waktu mengikuti bedah buku #Ibuk mas Iwan Setyawan penulis favorit saya. Beliau juga berujar : “Kalau kata ibuk saya, pemuda  dulu umur 17 tahun udah kenal sama kehidupan, pemuda sekarang umur 17 tahun udah kenal SUJU”. Ketika mendengar kata-kata itu jujur saya sendiri juga tersindir sih. Tetapi setidaknya semenjak mendengar kata-kata itu saya sadar kalau masa muda itu adalah masa produktif bukan konsumtif. Jadi kita wajib memanfaatkan masa ini se-optimal mungkin.

Terus ada lagi fakta yang baru saya tahu. Waktu itu saya mengikuti sebuah seminar yang bertema tentang kebangkitan pemuda di bandung. Pembicaranya pada saat itu adalah Kang Indra Papski Dosen jurusan HI UNPAD. Katanya beliau pernah sharing dengan temannya dari Australia yang meneliti tentang pemuda Indonesia. Dan dari hasil penelitian itu, ditemukan sebuah kesimpulan yang mencengangkan. Rupanya pemakaian kata remaja yang menggantikan kata pemuda itu bisa melemahkan mental kita. Iya tanpa kita sadari kita sudah jadi remaja yang identik dengan manja,konsumtif, dan cengeng. Berbeda dengan pemuda yang identik dengan semangat,kuat,hebat, dan kritis. Sepertinya kita memang harus mengevaluasi diri lagi (saya juga). Dan juga berhati-hati, jangan-jangan sumpah pemuda juga sudah diganti miapah ?

2 thoughts on “Sumpah Pemuda atau Miapah ? | #RefleksiDiri

  1. Inti tulisan kamu adalah Pemuda sekarang : manja,konsumtif, dan cengeng. Pemuda dulu : semangat, kuat, hebat, dan kritis. Namanya juga beda zaman, lingkungan pun menciptakan hal yang berbeda. Menurut saya sih, bukan hanya harus evaluasi diri. Buat apa evaluasi terus2an kalau gada tindakan, kalau mau yaitu kreasikan diri. Kita bisa apa? Kita punya apa? Lakukan!

    Anyway, sumpah pemuda sama miapah hubungan nya apa mad?

    • wkwkwkwk bukan2 gitu sih ini sih buat renungan aku aj. Biar g terlalu terlene gtu. ya actionnya mulai melakukkan hal2 produktif misal mengembangkan softskill. Terus kenapa miapah. Itu cuma permainan kata aja sih hehe Keyword

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s