Sendiri (lagi) | #Puisi #Narasi

 

dream, flying, lucy, air

Sendiri (lagi)

 

Ku benamkan wajahku dalam bantal

Aku sendiri disini ditemani kopi hitam kental

Nyala petir begitu menakutkan

Tetapi kemarahanmu lebih lebih dari itu

 

Sungguh ketakutanku bukan karena api ataupun petir

Bukan karena hidupku sampai pada titik nadir

Aku takut bila kau acuhkan.

 

 

—Di tulis saat sendiri. Sendiri dalam diri

@rahmad_mercy

3 thoughts on “Sendiri (lagi) | #Puisi #Narasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s