Jiwa dan peperangan | #Narasi

About War

3 A.01. War – What It Be

War – fear cloaked in courage be,
War – a solution can never ever be,
War – but an aggravator surely be,
War – but murder in uniform only be.

War – a repeal of principles of virtue be,
War – a breeding ground of all vices be,
War – days of harvest for the devil be,
War – a means of peace can not be.

War – not an adventure ever be,
War – but a disease clearly be,
War – interlude during peace be,
Or peace – interlude during war be?

Munindra Misra

Semuanya dimulai dari masalah. Tetapi apakah masalah harus selalu diselesaikan dengan cara perang ?

“Mungkin ya.” Jawabmu begitu lugas.

Tetapi bukankah perang itu tak menyelesaikan. Bukankah perang justru akan menambah masalah ?

“Mungkin itu jalannya.” Jawabmu semakin tak bergairah.

Ku tatap matamu dalam-dalam. Sejenak aku menangkap air mukamu yang sesungguhnya. Kau tak bahagia dan tak bersedih hati pula. Kau kosong. Mungkin perang itu telah merenggut jiwamu. Kau sekarang adalah manusia tanpa jiwa. Aku iba denganmu. Maafkan aku, tak banyak yang bisa ku perbuat.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s