Forrest Gump : kita semua bisa | #ReviewFilm

Idiot Tapi bijak :’)

“run forrest run forest…. ruuun” ucap jenny sahabat sejati  Forrest dalam film Forrest Gump. Forrest Gump merupakan salah satu film inspiratif yang telah  mendapatkan berbagai penghargaan. Film ini pertama kali saya tahu dari novel ‘Dan hujan pun berhenti’ karya Farida Susanty. Dalam novel itu Farida Susanty tidak menceritakan isi film itu. Tetapi dia hanya mengutip salah satu kutipan dari film Forrest Gump itu. Tentu itu semakin membuat saya penasaran. Film seperti apakah itu ? sampai-sampai kutipannya dikutip oleh Farida Susanty. Pikir saya “kutipannya saja sudah keren apalagi jalan cerita keseluruhannya.”

Saya ingin mencari dan menonton film itu. Dan alhamdulillah seperti lidah midas saja. Ada seorang teman yang punya koleksi film lengkap. Dan salah satu koleksinya adalah film ‘Forrest Gump’. Tanpa pikir panjang, film itu langsung saya copas ke laptop kesayangan saya.

Sesampainya dirumah, dengan sabar film itu saya tonton. Saya harus sabar menontonnya karena translate-nya bukan bahasa indonesia, tapi bahasa inggris. Untung saja bahasa inggris saya tidak terlalu bruruk sehingga saya bisa menikmati dan mencerna jalan ceritanya.

Setelah saya menontonnya. Saya langsung memberikan two thumbs dan standing applause untuk film ini. Ini adalah film keren yang pernah saya tonton setelah film 3 idiots.

Film ini berkisah tentang seorang anak yang terlahir dengan keadaan kurang sempurna. Namanya Forrest Gump. Ada sedikit kelainan pada kakinya sehingga dia harus memakai penjepit kaki sebagai alat bantu. Selalin itu mentalnya juga agak terbelakang. Tetapi itu tak membuat kasih sayang ibunya berkurang. Ibunya selalu mengajarkannya tentang hikmah-hikmah kehidupan. Mungkin itu yang membuatnya bisa terus hidup dengan ketulusan hati.

Semasa kecil, banyak anak-anak yang tidak mau berteman dengan dengan Forrest. Alasannya karena dia berbeda. Untunglah ada peri kecil nan cantik yang mau berteman dengannya. Dialah Jenny, teman satu-satunya yang dimiliki Forrest Gump pada saat itu. Jenny pulalah yang membuat Forrest bisa berlari kencang tanpa memakai penjepit kaki lagi.  Momennya saat forrest diolok-olok., Jenny menyuruhnya berlari. Lari. Lari. Sekencang-kencangnya.

Tanpa disadari Forrest berlari dengan kencang sekali. Dari situlah jalan suksesnya mulai terbuka. Karena bakat larinya, ia direkrut masuk kedalam tim football. Forrest pun sukses menjadi pemain football karena larinya yang cepat sekali bagai angin. Dia menjadi bintang. Tidak berhenti disitu saja, suksesnya terus berlanjut. Ia masuk ke kesatuan tentara, lalu menjadi pahlawan saat perang Vietnam. Ia juga menemukan bakat barunya, ia pandai bermain ping-pong. Lagi-lagi dia menjadi bintang.

Bagi saya film ini banyak mengajarkan tentang nilai-nilai kehidupan. Ketulusan hati, ketabahan hidup, dan semangat untuk terus berjuang diramu menjadi  satu paket dalam film ini. Ada salah satu bagian dialog yang paling menyentuh hati saya. Dialog antara Forrest dan Mamanya disaat-saat kematian mamanya.


Forrest Gump: What’s the matter, Mama?
Mrs. Gump: I’m dying, Forrest. Come on in, sit down over here.
Forrest Gump: Why are you dying, Mama?
Mrs. Gump: It’s my time. It’s just my time. Oh, now, don’t you be afraid, sweetheart. Death is just a part of life. Something we’re all destined to do. I didn’t know it, but I was destined to be your mama. I did the best I could.
Forrest Gump: You did good.
Mrs. Gump: Well, I happen to believe you make your own destiny. You have to do the best with what God gave you.
Forrest Gump: What’s my destiny, Mama?
Mrs. Gump: You’re gonna have to figure that out for yourself. Life is a box of chocolates, Forrest. You never know what you’re gonna to get.
Forrest Gump: [voice over] Mama always had a way of explaining things so I could understand them.
Mrs. Gump: I will miss you, Forrest.
Forrest Gump: [voice over] She had got the cancer and died on a Tuesday. I bought her a new hat with little flowers on it.
[back on the bus bench where the elderly woman sitting next to Forrest is crying]
Forrest Gump: And that’s all I have to say about that

Dialog itu menyentuh sekali menurut saya 😥. Cinta mamanya lah yang membuat Forrest sukses. (jadi kangen mama😥 )

Dan sekali lagi, film ini menegaskan kepada kita semua bahwa : kita semua bisa sukses😀

So, recommended buat kalian yang menghajatkan inspirasi.

6 thoughts on “Forrest Gump : kita semua bisa | #ReviewFilm

  1. kebetulan aku kok belum ada film itu, Nak…😦
    kalau liat dari sinopsismu, coba kaitkan dengan teori optimisme… banyak di Jurnal Psikologi… hihihi
    (ngerjain ini namanya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s